Membuat Landing Page Menggunakan Tapsite

9/14/2026
4 views
Video Tutorial YouTube Embed

Dalam tutorial ini, kita akan mempraktikkan cara membuat landing page menggunakan Tapsite, sekaligus memahami perbedaan antara landing page yang dibuat tanpa workspace dan landing page yang dibuat di dalam workspace.

Perbedaan ini penting karena akan memengaruhi struktur URL website yang dihasilkan.

Perbedaan URL Landing Page Tanpa dan Dengan Workspace

Ada dua jenis URL yang bisa dihasilkan ketika membuat landing page di Tapsite.

1. Landing Page Tanpa Workspace

Jika landing page dibuat tanpa menggunakan workspace, URL yang dihasilkan menggunakan struktur reguler.

Strukturnya kurang lebih:

tapsite.id/nama-halaman

Nama halaman bisa disesuaikan dengan kebutuhan, misalnya:

  • toko
  • baju
  • joprinting

Landing page jenis ini tidak menggunakan identitas workspace dalam URL.

2. Landing Page dengan Workspace

Jika landing page dibuat melalui workspace, struktur URL akan menggunakan nama workspace.

Contohnya:

printing.tapsite.id

Kemudian, jika membuat halaman lain di dalam workspace tersebut, URL-nya dapat memiliki struktur seperti:

printing.tapsite.id/homepage

atau:

  • printing.tapsite.id/about
  • printing.tapsite.id/kontak

Dengan menggunakan workspace, URL menjadi lebih merepresentasikan identitas bisnis atau organisasi.

Membuat Landing Page Tanpa Workspace

Sekarang kita akan mencoba membuat landing page tanpa menggunakan workspace.

1. Buka Dashboard Tapsite

Pertama, kunjungi halaman Dashboard Tapsite.

Kemudian klik tombol Buat Halaman.

Di sini tersedia beberapa pilihan untuk membuat halaman, seperti:

  • Bio Link
  • Halaman Jualan
  • Website menggunakan Form Wizard
  • Website menggunakan Chat Wizard

Pada contoh ini, kita akan menggunakan Form Wizard.

2. Masukkan Deskripsi Website

Pada Form Wizard, kita cukup memberikan deskripsi mengenai website yang ingin dibuat.

Sebagai contoh:

Buatkan saya website bisnis printing dengan nama Jo Printing, lokasi di Jakarta. Buat website yang modern, menggunakan font Inter, dengan warna brand hijau dan grey.

Kita juga dapat memberikan informasi tambahan, seperti:

  • Nama bisnis
  • Lokasi bisnis
  • Gaya desain
  • Font yang ingin digunakan
  • Warna brand
  • Nomor WhatsApp atau nomor kontak

Semakin jelas informasi yang diberikan, semakin mudah AI memahami website yang ingin dibuat.

3. Pilih Model AI

Setelah deskripsi selesai, scroll ke bawah dan pilih model AI yang tersedia.

Tapsite menyediakan beberapa pilihan model, termasuk free model dan premium model.

Free model dapat digunakan oleh akun gratis, sedangkan model premium ditujukan untuk pengguna dengan akses Pro.

Pada contoh ini digunakan model premium Mini 3 Flash.

4. Perbaiki Prompt

Setelah model memproses deskripsi, Tapsite akan memberikan perbaikan terhadap deskripsi atau prompt yang kita masukkan.

Periksa kembali hasilnya.

Jika ada informasi yang kurang tepat, seperti nomor WhatsApp, nama bisnis, atau detail lainnya, kita masih bisa mengeditnya.

Jika sudah sesuai, klik Konfirmasi dan Buat Website.

5. Tunggu Proses Pembuatan Website

Tapsite kemudian akan membuat landing page secara otomatis.

Dalam contoh pada video, prosesnya selesai dalam waktu kurang dari satu menit.

Landing page yang dihasilkan sudah menyesuaikan dengan:

  • Struktur layout
  • Copywriting
  • Font
  • Warna brand
  • Informasi bisnis

Dengan demikian, kita tidak perlu membuat seluruh copywriting dan layout secara manual dari awal.

Melihat URL Landing Page Tanpa Workspace

Setelah landing page selesai dibuat, buka bagian Settings.

Di bagian pengaturan slug, kita dapat menentukan nama halaman.

Misalnya slug diubah menjadi:

joprinting

Setelah itu, publish dan simpan halaman.

Landing page tersebut kemudian memiliki URL reguler karena belum terhubung dengan workspace.

Memasukkan Landing Page ke Workspace

Landing page yang sebelumnya dibuat tanpa workspace ternyata masih bisa dimasukkan ke dalam workspace.

Caranya cukup mudah.

1. Buka Settings Landing Page

Masuk kembali ke bagian Settings pada landing page.

2. Cari Pengaturan Workspace

Scroll ke bawah hingga menemukan bagian Workspace.

3. Pilih Workspace

Pilih workspace yang sebelumnya sudah dibuat.

Sebagai contoh, landing page Jo Printing dimasukkan ke dalam workspace Printing.

Kemudian klik Simpan.

Setelah tersimpan, URL landing page akan berubah mengikuti struktur workspace.

Dengan demikian, landing page yang sebelumnya berdiri sendiri sekarang sudah menjadi bagian dari workspace.

Kesimpulan

Tapsite memberikan fleksibilitas dalam membuat landing page. Kita bisa membuat halaman tanpa workspace maupun menghubungkannya dengan workspace setelah halaman dibuat.

Perbedaannya terutama terlihat pada struktur URL:

Tanpa workspace:

tapsite.id/nama-halaman

Dengan workspace:

nama-workspace.tapsite.id/nama-halaman

Jika ingin URL yang lebih merepresentasikan identitas bisnis dan mengelola beberapa halaman dalam satu lingkungan, menggunakan workspace merupakan pilihan yang lebih sesuai.

Namun, jika hanya membutuhkan satu landing page sederhana, membuat halaman tanpa workspace juga tetap bisa digunakan.

Jadi, pilih struktur yang paling sesuai dengan kebutuhan website dan bisnis kamu.